30 Oktober 2010, Slank sedang konser di Solo dan gw sedang bermalam minggu dengan beberapa teman-teman lama. Gw mengakhiri malam minggu ini lebih awal karena ada keperluan yang cukup berbahaya. Jam tangan waktu itu menunjukan pukul 11.15 WIB. Ketika sedang melewati daerah konser Slank di Stadion Sriwedari, seperti biasa para Slankers yang habis dipuaskan oleh Slank keluar dengan tertib berlalu lintas karena mereka berjalan kaki. Seperti biasa pula dandanan mereka yang beratribut Slank dan cukup slengean menjadi ciri khas tersendiri. Seketika gw teringat akan ide abstrak gw tentang "Anti Kemapanan".